BBM

BBM

Mendengar bbm tentu sudah tidak asing di telinga kita. Beberapa waktu lalu beberapa warga masyarakat di buat terkejut akan berita bbm. Siapa yang tidak terkejut saat tahu akan naik harga. Banyak dari berbagai pihak yang tidak setuju akan kenaikkan harga bbm. Membuat banyak orang yang berbondong – bondong melakukan demo agar bbm segera di turunkan.

Demo tidak di lakukan di satu wilayah saja. Tetapi banyak beberapa wilayah yang ikut berdemo untuk menurunkan harga bbm. Karena kenaikkannya beberapa hal jadi ikut terbawa naik pula.

Ada sisi negative yang harus di perhatikan saat harga naik seperti :

  • Melonjaknya harga pokok

Jenis pokok yang sering kita dengan naik di mulai dari harga cabai, minyak, gula, bawang putih, dan masih banyak lagi. Hospitando

  • Tarif angkutan yang ikut naik

Juga salah satu dampak negative yang ikut meresahkan penumpang. Para supir angkot terpasak menaikkannya berdasarkan jam kerja dan jumlah tariff yang mereka dapat berlawanan dengan jumlah bbm. Sehingga mereka menaikkan harga agar jam kerja mereka tidak sia – sia.

  • Beberapa perusahaan melakukan pengurangan pegawai

Karena banyak jenis bahan yang ikut naik. Maka pihak perusahaan pun juga mengalami kewalahan dalam mengurus perusahaan. Sebagian mereka di pecat untuk bisa membuat perusahaan tetap bertahan beroperasi lagi.

  • Berbagai jenis ekonomi ikut terpengaruh dan masih banyak lagi dampaknya
banyak harga ikut naik//menunggu

Banyak pihak bank dan para pembeli saham juga bisa mengalami rugi saat naik.

Dengan kenaikkan harga tersebut hampir beberapa masyarakat resah akan perekonomian ini. Banyak jenis bahan dab produk ikut naik membuat banyak konsumen kesulitan dalam membelinya. Tentu hal tersebut sangat membebani berbagai pihak. Bukan hanya konsumen yang mengalami kesulitan tetapi pada pihak penjual pun juga ikut merasakan dampak tersebut.

Jenis bbm yang ikut naik yaitu :
  • Pertalite
  • Pertamax
  • Solar subsidi

Dari ketiga jenis bb mini yang hanya mengalami kenaikkan harga. Dan jenis bbm yang lain justru menurunkan harga. Tentu banyak pengguna tidak suka. Ada beberapa ungkapan dari beberapa pihak kalau kenaikan harga bb mini masih di katakan dalam wajar. Karena di Negara lain sudah melakukan penaikkan harga terlebih dahulu.

Di Negara lain yang menaikkan harga mungkin terbilang akan melakukan demo juga. Tetapi mereka juga berpikir secara terbuka mengenai kenaikan tresebut. All hasil semua aman harga tetap masih di naikkan dan jumlah saham pun jadi terkendali. Kenaikkan di awali dari minyak dunia yang ikut naik. Sehingga dari Negara lain sudah siap menaikkan harga. Begitu juga dengan minyak dunia yang turun harga maka bbm di Negara luar pun ikut turun.

Hal yang memicu kenaikkan

Sedangkan kita yang naiknya harga bbm langsung protes tanpa mencari tahu penyebabnya. Jika kita bisa mengikuti metode kerja mereka dan cara pemikiran kita yang meluas bisa membantu perekonomian Negara. Sehingga tidak ada yang istilah demo saat bbm naik. Kenaikkan bbm juga bukan karena minyak dunia juga. Tetapi ada juga yang memicu bbm naik seperti :

  • Jumlah pasokan minyak yang sering kosong
  • Pesenan minyak dengan jumlah yang di tentukan tidak ada.
  • Permintaan bahan bakar melebihan anggaran dan masih banyak lagi

Kita tentu tidak mau dampak tersebut membuat harga naik melambung tinggi bukan. Maka usaha yang harus di lakukan para masyarakat adalah : dengan Mencintai produk dalam negeri. Membeli produk buatan Negara sendiri membantu usaha Negara kita maju satu tinggkat.